Kelas Literasi "Menyusun Huruf Menjadi Sebuah Kata"
🎯 Permainan Literasi: Menyusun Huruf Menjadi Kata
Dalam rangka menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kemampuan literasi siswa, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang sedang melakukan Kuliah Praktik Lapangan (PPL) di Perpustakaan Adyatama SMP I Al- Azhar 26 mengadakan kegiatan Game Literasi. Salah satu permainan yang dimainkan adalah “Menyusun Huruf Menjadi Sebuah Kata”, sebuah permainan edukatif yang melatih kerjasama, kecepatan berpikir, dan kreativitas berbahasa.
🧩 Konsep Permainan
Dalam permainan kali ini dilakukan oleh kelas 8, dimana satu kelas dibagi menjadi 3 hingga 4 kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari 6 sampai 7 siswa. Setiap kelompok akan bergantian maju ke depan kelas untuk mengikuti tantangan. Setiap anak dalam kelompok membawa satu lembar kertas berisi satu huruf. Huruf-huruf tersebut nantinya akan digunakan untuk membentuk sebuah kata. Setelah permainan dimulai, para peserta harus bergerak dan berpindah posisi untuk menyusun huruf-huruf tersebut agar membentuk kata yang benar dan bermakna yang sesuai dengan kamus KBBI. Permainan dilakukan dengan batas waktu 30 detik di babak pertama, 1 menit di babak kedua dan 1 menit 20 detik di babak terakhir. Dalam waktu yang singkat itu, kerja sama tim dan kecepatan berpikir sangat dibutuhkan agar kelompok dapat menyusun kata sebanyak mungkin, karena di setiap huruf yang di beri dapat disusun menjadi 4 sampai 5 kata bahkan lebih.

🏆 Penentuan Pemenang
Setiap kelompok akan mendapatkan poin dari jumlah kata yang berhasil mereka susun dengan benar. Kelompok yang mampu menyusun kata terbanyak dalam waktu yang telah di tentukan akan dinyatakan sebagai pemenang.
Selain menjadi ajang kompetisi yang menyenangkan, permainan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf, membentuk kata, serta memperkaya kosakata mereka.
💡 Manfaat Kegiatan
Kegiatan ini bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan. Beberapa manfaat yang diperoleh siswa antara lain:
- Melatih kemampuan berpikir cepat dan logis.
- Meningkatkan kerjasama dan komunikasi dalam kelompok.
- Mengasah kemampuan bahasa dan literasi dasar.
- Menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat kompetisi positif.
Melalui permainan sederhana seperti menyusun huruf menjadi kata, kegiatan literasi di sekolah menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga belajar bekerjasama, berpikir kreatif, dan bersenang-senang dalam prosesnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa literasi tidak harus selalu dengan buku dan teks panjang, tetapi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan. Melalui game ini bisa dijadikan ajang promosi perpustakaan agar menarik siswa untuk tetap berkunjung ke perpustakaan, karena fungsi perpustakaan bukan hannya untuk membaca di tempat melainkan juga berfungsi sebagai sarana bermain, berkreatifitas, pusat sumber informasi, dan tempat pengembangan keterampilan. Maka dari itu diharapkan melalui program game literasi ini perpustakaan dapat berfungsi sebaik mungkin dan bermanfaat bagi penggunanya, yang dapat mencerdaskan siswa.
User
Isi komentar
Balasan dari admin